Pengertian
Pengertian musik klasik adalah komposisi musik yang lahir dari
budaya Eropa sekitar tahun 1750-1825
·
Ciri – ciri music klasik
Ciri-ciri Zaman musik Klasik:
a. Penggunaan dinamika dari Keras
menjadi Lembut, Crassendo dan Decrasscendo.
b. Perubahan tempo dengan accelerando (semakin Cepat) dan Ritarteando (semakin lembut).
b. Perubahan tempo dengan accelerando (semakin Cepat) dan Ritarteando (semakin lembut).
c. Pemakaian Ornamentik dibatasi
d. Penggunaan Akord 3 nada.
·
Fungsi dan kegunaan Musik klasik
Dalam proses pembelajaran musik yang digunakan adalah
musik klasik karena musik klasik bersifat universal dan telah dilakukan
berbagai penelitian yang membuktikan bahwa musik klasik bermanfaat bagi
perkembangan otak manusia, dan musik klasik tidak mengandung kata-kata sehingga
tidak akan terjadi interferensi auditori.
·
Ragam dan Jenis Musik Klasik
Ragam
dan jenis Musik Klasik digolongkan melalui Periodisasi tertentu, yaitu:
1.
Notasi Gregorian
tahun 590
Notasi ini memakai empat garis sebagai balok
not, tetapi belum ada rotasi iramanya sehingga hitungan berdasarkan perasan
penyanyi.
2.
Musik Organum
1150-1400
Di sini terjadi susunan lagu berjarak oktaf.
Suara tinggi terbentuk dari anak-anak atau wanita dan suara rendah dari
laki-laki.
3.
Musik Discant
1400-1600
Pada masa ini dirasakan ternyata tidak semua
bisa mengikuti nada tinggi atau nada
rendah, oleh sebab itu diputuskan untuk membuat suara yang lebih kuat
atau lebih rendah mengikuti melodi kuart tinggi maupun kuart rendah dan musik
yang demikian ini disebut musik Diafoni
4. Basso Ostinato tahun 1600
Musik ini adalah music yg berupa rangkaian
nada-nada yang bergerak selangkah demi selangkah ke bawah atau ke atas,
kemudian diulang pada rangkaian nada lain secara bersama.
5. Musik Polifoni Era Barok (1600-1750)
Musik ini adalah music yg adalah salah satu
musik polifoni dengan teknik kontrapung yang sangat tinggi. Karena disusun
seperti Matematika. Hampir semua komponis era barok (1600-1750) menyusun dengan
teknik kontrapung,
6. Musik Homofon Era Klasik (1750-1825)
Selanjutnya pada era klasik (1750-1825)
ditemukan Susunan akord yang berdasarkan tri-suara (triad), sehingga berkembang
empat suara atau lebih. Musik ini biasanya disebut music Harmoni
7. Musik Klasik Era Romantika (1820-1910)
Hampir tidak ada perubahan dalam kontrapung
dan harmoni secara fundamental. Namun ada kemajuan dalam orkestrasi lengkap
(dengan penemuan alat musik) Era romantika adalah yang terakhir dan masih dapat
diterima dengan pendengaran masyarakat umum terutama pada musik opera, musik
balet, dan walsa wina.
8. Musik Klasik Modern (1910-sekarang)
Pada masa musik klasik ini, karya yang paling
tekenal berada pada abad ke-20 yakni: kitaro, Ricart Clayderman, Yanni dan
Enya. Terdapat berbagai Aliran musik yang berkembang yaitu: Musik klasik, musik
rock, Musik tradisional dan musik keagamaan.
·
Bentuk komposisinya
Karya musik yang terdiri atas empat bagian satu kesatuan yang utuh,
masing-masing dirancang dalam rangkaian tempo cepat, lambat kemudian nuansa
tempo seperti musik dansa, kembali lagi ke bagian 1 dengan tempo cepat sebagai
penutup.
Bentuk Musik Klasik :
1.
Fast movement
2.
Slow movement
3.
Dance related movement
4.
Fast movement
Bentuk Komposisi Sonata akan
dijelaskan sebagai berikut :
Sonata adalah karya musik yang terdiri dari atas 3 bagian, satu kesatuan
yang utuh, masing-masing dirancang dalam rangkaian tempo cepat, lambat dan
kembali ke tempo cepat.
Sonata terbagi atas 4 bagian yakni :
- Eksposisi:
Eksposisi adalah bagian yang menggambarkan
nuansa penuh semangat, kuat eksposisi terbagi atas tema pokok, bridge, tema ke
II, dan tema penutup
- Pengembangan:
Bagian ini mengandung uraian tema
dari eksposisi dibentuk kedalam motif-motif.
- Rekapitulasi:
Rekapitulasi merupakan sebuah pernyataan kembali
bagian eksposisi, tetapi dengan modifikasi-modifikasi tertentu, Pada
Rekapitulasi Tema ke II dan Tema Penutup menggunakan tangganada Tonika bukan
tangganada yang kontras.
- Coda:
Pada bagian
akhir dari sebuah sonata, umumnya menggunakan coda sebagai penutup, coda
merupakan penutup dari seluruh rangkaian, bagian ini biasanya diawali dengan
dominan, apabila awal lagu dalam mayor apabila awal lagu dimulai dengan minor,
dan berakhir pada tonik tetapi apabila akhir sebuah sonata tidak kembali ke
tonika, rangkaian lagu tersebut disebut Atonal.
·
Contoh alat musiknya
Beberapa jenis
musik klasik
1.
Harpsichord
2. Piano Instrumen
3.
Biola
4.
Brass
5.
Violin Kecil (Cello)
·
Tokoh – tokoh alat Musik
Klasik
1 1.
Johann Pachelbel
Johann
Pachelbel (Nürnberg, 1 September 1653 – 9 Maret 1706) adalah seorang
komponis Barok berkebangsaan Jerman. Ia banyak menghasilkan
musik keagamaan maupun sekuler dan Karyanya yang paling terkenal adalah
Kanon dalam D, satu-satunya kanon yang ia gubah. Selain itu, beberapa
karya lainnya yang terkenal adalah Chaconne dalam F minor,
Toccata dalam E minor untuk organ, dan Hexachordum Apollinis,
sekelompok variasi keyboard
2. George Friedrich Händel
Banyak
komponis yang hidup sesudahnya, termasuk Haydn, Mozart, dan Beethoven
3. Johann Sebastian
Bach
Johann
Sebastian Bach (Eisenach, Jerman, 21Maret 1685 – 28 Juli 1750) adalah seorang
komponisJerman. Ia menggubah musik untuk alat musik organ,harpsichord, dan juga
untuk orkestra. Karyanya yang paling terkenal adalah Brandenburg concerto.
4. Wolfgang
Amadeus Mozart
Wolfgang
Amadeus Mozart (Salzburg, 27 Januari 1756 – Wina, Austria, 5 Desember
1791) adalah seorang komponis. Ia dianggap sebagai salah satu dari
komponis musik klasik Eropa yang terpenting dan paling terkenal dalam sejarah.
Karya-karyanya (sekitar 700 lagu) termasuk gubahan-gubahan yang secara
luas diakui sebagai puncak karya musiksimfoni, musik piano, musik opera, dan
musik paduan suara. Contoh karyanya adalah opera Don Giovanni dan Die
Zauberflöte.
5.Ludwig Van Beethoven
Ludwig
van Beethoven (dibaptis 17 Desember1770 di Bonn, wafat 26 Maret 1827 di
Wina) adalah seorang komponis musik klasik dari Jerman. Karyanya yang
terkenal adalah simfoni kelima dan kesembilan, dan juga lagu piano Für
Elise.






0 komentar:
Posting Komentar